debioka

Strategi Baru dalam Pengembangan Obat Multi-target MDR Tuberkulosis

In Artikel on 10/07/2009 at 07:33

Indonesia sebagai salah satu negara berkembang di dunia tidak luput dari masalah kesehatan. Salah satu masalah kesehatan di Indonesia yang menjadi perhatian dan penanganan yang serius adalah penyakit Tuberkulosis (TB). Bahkan, saat ini Indonesia merupakan negara terbesar ketiga masalah TB di dunia setelah negara India dan Cina. Hal ini terutama diakibatkan oleh adanya sifat resistensi pada TB terhadap OAT yang di Indonesia mencapai 6.300 kasus. Selama ini penanganan masalah resistensi TB terhadap obat OAT dilakukan dengan menggunakan Directly Observed Treatment (DOT). Metode DOT digunakan sejak tahun 1995 yang mempunyai beberapa dampak negatif. Perkembangan teknologi ini diharapkan dapat diaplikasikan di Indonesia untuk mengatasi permasalahan penyakit tropis MDR-TB Indonesia dengan mengeksplorasi senyawa aktif hasil biodivesitas fitokimia Indonesia.

Pengobatan TB, obat OAT didesain untuk mampu berinteraksi secara rigid dengan protein-protein tertentu yang mempunyai peranan penting dalam proses siklus M. tuberculosis. Protein target OAT yang selama ini digunakan sebagai reseptor obat adalah katalase peroksidase, RNA polimerase, pirazinamidase, arabinosiltransferase. Gagasan yang diajukan untuk menyelesaikan permasalahan MDR-TB adalah dengan mendesain obat multi-target menggunakan tehnik pemodelan struktur 3D dan docking molekular. Desain obat multi-target dilakukan dengan mengeksplorasi senyawa aktif asal Indonesia hasil eksplorasi fitokimia dan reseptor obat yang digunakan dapat berasal dari M. tuberculosis isolat Indonesia, sehingga diharapkan dapat menjadi suatu keunggulan bagi Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan MDR-TB.

Dari hasil analisis yang dilakukan untuk mengetahui kelayakan implementasi gagasan yang diajukan dapat disimpulkan bahwa dengan mendesain obat multi-target anti MDR-TB menggunakan tehnik pemodelan 3D dan docking molekular isolat M. tuberculosis Indonesia mempunyai potensi besar untuk menyelesaikan permasalahan MDR-TB dengan keunggulan lokal. Keluaran yang diharapkan dari gagasan ini adalah diperoleh obat multi-target menggunakan senyawa aktif yang diperoleh dari eksplorasi fitokimia di Indonesia. Struktur 3D reseptor obat diperoleh dari amplifikasi sequen DNA gen penyandi protein tertentu yang digunakan sebagai target obat berasal dari isolat lokal Indonesia, sehingga desain obat multi-target anti MDR-TB dengan menggunakan tehnik pemodelan 3D dan docking molekular dapat digunakan sebagai solusi dalam mengatasi MDR-TB di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: