debioka

Peningkatan Kualitas Roti Menggunakan Teknologi Enzim

In Artikel on 05/06/2009 at 07:21

Kita ketahui sebagian besar masyarakat kita mengkonsumsi makanan pokok nasi, hal ini berbeda sekali dengan masyarakat di Eropa atau dikota-kota besar. Roti merupakan makanan yang memiliki kandungan gizi karbohidrat yang tinggi. Kalau pada zaman dulu, mungkin hanya orang-orang tertentu saja yang memakan roti sebagai pengganti nasi, tetapi hal ini tidak dijumpai lagi pada jaman sekarang. Roti sudah banyak dijual dengan harga murah dan mudah untuk memeprolehnya. Dalam ilmu pangan, roti dikelompokkan dalam produk bakery, bersama dengan cake, donat, biskuit, roll, kraker, dan pie. Di dalam kelompok bakery, roti merupakan yang paling pertama dikenal dan paling popular di dunia hingga saat ini.

Di Indonesia, mulanya hanya golongan–golongan masyarakat tertentu, yaitu golongan ekonomi ke atas yang mengkonsumsi roti. Itu pun hanya sebatas sebagai pengganti nasi pada saat sarapan pagi. Kemudian fenomena ini menjalar pada kelompok masyarakat sibuk, yaitu masyarakat  yang harus mengejar waktu  menuju tempat kerja. Kondisi ini juga dilakukan para mahasiswa untuk mensiasati sarapan pagi ketika ada jam perkuliahan dipagi hari dengan membeli roti sebagai simpanan makanan. Dalam kondisi ini, setangkup roti, menjadi alternatif menu sarapan pagi mereka. Mengapa roti dipilih? karena makanan ini dinilai cukup praktis dan kemudahan dalam mendapatkannya. Jika ditinjau dari segi kesehatan, kandungan protein yang terdapat dalam roti mencapai 9,7 %, lebih tinggi daripada nasi yang hanya 7,8 %. Selain itu,  nasi hanya memiliki kadar pati 4-8 %, sedangkan  dalam roti terdapat 13 % pati. Empat iris roti roti tawar akan menghasilkan kalori yang setara dengan sepiring nasi. Diungkapkan pula, bahwa sudah saatnya roti dipilih sebagai makanan pokok pengganti nasi. Jika sepertiga penduduk Indonesia mengkonsumsi roti, kita bisa membantu pemerintah mengatasi rawan pangan akibat kelangkaan beras.

Kualitas roti yang ada dipasaran beraneka ragam, tentu saja faktor harga sangat mempengaruhi. permasalahannya adalah bagaimana kita memperoleh roti dengan harga murah kualitas premium?Untuk masyarakat ekonomi menengah keatas, bukanlah suatu masalah besar jika mereka harus mengeluarkan uang dalam jumlah cukup besar, guna mendapatkan roti dengan kualitas tinggi. Namun, tentu saja ini menjadi bermasalah bagi masyarakat golongan ekonomi ke bawah atau mahasiswa. Yang mana mereka hanya mampu membeli roti dengan harga murah serta kualitas biasa. Tentu saja hal ini merupakan kondisi yang memprihatinkan, dimana ditengah keterbatasan ekonomi, masyarakat golongan ekonomi kebawah tidak pernah dapat merasakan roti kualitas tinggi. Roti yang memiliki kualitas tinggi adalah roti yang mengandung cukup gizi, memiliki tekstur lembut serta dapat mengembang dengan baik.

Pada umumnya, roti dengan harga Rp.500 – 1000, yang banyak dikonsumsi masyarakat golongan ekonomi ke bawah, memiliki tekstur kasar, keras dan kaku. Roti dengan harga Rp. 2.500 – 3.500, memiliki tekstur lebih lembut dan rasanya lebih enak. Sedangkan, jika roti dengan harga yang jauh lebih mahal, yaitu antara Rp.7.000 – 15.000, teksturnya jauh lebih lembut, tentu saja dari segi rasa jauh lebih enak.

Dari sinilah, diharapkan adanya roti dengan kualitas tinggi , namun dengan harga relatif murah. Solusinya adalah dengan menggunakan satu cara untuk mendapatkan roti kulitas premium harga minimum dengan menggunakan enzim xilanase. Penambahan enzim xilanase pada adonan roti akan dapat meningkatkan kualitas roti, tekstur roti menjadi lebih lembut dan menghasilkan kenaikan volume pada roti tersebut.

Penambahan enzim xilanase pada roti tidak akan merubah nilai gizi pada roti. Dimana, enzim xilanase akan mendegradasi penyusun dinding sel gandum, yaitu xylan. Xylan yang telah terdegradasi akan menghasilkan xilo-oligosakarida, yang merupakan bahan dasar prebiotik yang baik untuk pencernaan. Sehingga didalam roti enzim xilanase juga terdapat penambahan protein yang berasal dari enzim. Pengembangan produk makanan roti menggunakan teknologi enzim dapat meningkatkan pasar roti kualitas premium harga minimum mempunyai prospek yang cerah untuk menjadi suatu wirausaha dibidang biokimia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: